LAUNCHING IHC

Sebagai salah satu upaya untuk percepatan integrasi dan peningkatan nilai Rumah Sakit BUMN, pada 10 Februari 2020 diselenggarakan The 1st Indonesia Healthcare Corporation (IHC) Medical Forum, yang dihadiri oleh Direktur Perusahaan Pengelola Rumah Sakit BUMN, Direktur/Kepala Rumah Sakit, Ketua Komite Medik, dan dokter spesialis dari seluruh Rumah Sakit BUMN.  Forum tersebut dihadiri oleh 57 RS BUMN, 138 dokter dan 104 manajemen RS BUMN.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika IHC Dr. dr. Fathema Djan Rachmat, Sp.B, Sp.BTKV (K), MPH, mengatakan bahwa roadmap pengembangan grup IHC telah untuk mencapai posisi market leader pada 2022 melalui 3 fase. Fase 1 di tahun 2019-2020 adalah peletakan dan penguatan pondasi melalui pengembangan posisi pasar. Fase 2 adalah ekspansi melalui grow market share di tahun 2020 – 2021. Dan pada fase 3 di tahun 2022 adalah mencapai secure leadership position yang secara teknis telah melaksanakan full operatorship dan regional expansion.

Grup IHC akan berfokus untuk mencapai objektif strategis dengan total potensi penciptaan nilai holding RS BUMN mencapai Rp998 miliar. Untuk itu, dukungan yang dibutuhkan dari stakeholder dan shareholder adalah persetujuan pemegang saham RS BUMN, dan komitmen dari seluruh RS BUMN untuk melaksanakan program inisiatif strategis yang telah disusun.

Sedangkan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir dalam sambutannya pada acara tersebut mengatakan bahwa pengembangan RS BUMN secara bersama dalam grup IHC  berpotensi meningkatkan peran dalam ketahanan kesehatan nasional melalui 4 objektif strategis yakni penyediaan layanan kesehatan berkulitas, peningkatan jaringan dan skala, pengembangan kapabilitas dan inovasi serta integrasi dan sinergi ekosistem sektor kesehatan nasional. Ditambahkan oleh Menteri BUMN bahwa holding industri kesehatan (termasuk farmasi) dapat mewujudkan health security dan industri kesehatan yang maju di dalam negeri.

89total visits,1visits today